Skip to main content

Mengapa Bentuk Payudara Tidak Indah Lagi?

Tahukah Anda selain karena pengaruh dari faktor usia yang bertambah pada wanita, bentuk payudara yang dulu indah bisa berubah menjadi kurang indah lagi, kendor, melorot, dan sebagainya. Lalu faktor apakah yang bisa membuat bentuk payudara jadi tidak indah? Ada beberapa faktor yang bisa membuat bentuk payudara tidak indah lagi, Anda perlu perhatikan dan kurangi impactnya bila bisa.
Bentuk Payudara
Mengapa Bentuk Payudara Tidak Indah Lagi?
  • Pada waktu masa kehamilan pada wanita biasanya bentuk payudara wanita ikut membesar dan semakin besarnya bobot payudara tersebut tentunya membuat beban otot disekitar payudara semakin besar ke arah bawah, hal ini bisa membuat payudara menurun. Untuk itu pilihan bentuk bra yang tepat dan bisa menyangga bobot payudara Anda yang membesar pada masa kehamilan.
  • Pada wanita yang sudah melahirkan dan menyusui tentunya hal ini memang kegiatan yang mau tidak mau harus dijalani, maka sesudah Anda selesai menyusui, segera lakukanlah perawatan terhadap payudara Anda agar bentuk payudara tidak kendor.
  • Pemilihan bra yang kurang tepat juga bisa membuat payudara tidak indah lagi, karena bentuk dan ukuran bra yang tidak tepat tidak mampu menyangga keseluruhan payudara dengan baik.
  • Bagi yang memang memiliki payudara cukup besar, aktivitas yang sering membuat payudara berguncang-guncang juga tidak baik bagi payudara dan bisa mempengaruhi bentuk payudara dalam jangka panjang.
  • Ada beberapa wanita yang terbiasa untuk tidak memakai bra. Hal ini bisa membuat bentuk payudara menjadi kendur, apa lagi bila ukuran payudara wanita tersebut juga besar, maka tekanan akan semakin besar dan payudara bisa melorot ke bawah.
Hal-hal diatas bisa membuat bentuk payudara tidak indah lagi, maka untuk itu, wanita lebih disarankan untuk memperhatikan hal-hal tersebut dan tidak menganggapnya sepele.
Lakukanlan perawatan payudara Anda agar ia tetap indah!

Comments

Popular posts from this blog

Cerita dewasa malam pertama pengantin baru

Cerita dewasa pengalaman pertama berhubungan seks. Malam pertama sepasang pengantin baru memadu kasih. Berbekal pengetahuan seks  yang didapat dari internet,  dikeheningan malam Si Joni mulai menjalankan misinya, misi sebagai seorang suami untuk pertama kalinya. Dengan penuh syahdu, si Joni tampak menikmati momen demi momen malam pertama yang dilaluinya. Seperti apa kisahnya, simak cerita dewasa berikut ini…

Adikku Sayang Adikku Manja

Segar sehabis mandi, Evi keluar dari kamarnya dan gteras di depan kamarnya di lantai 2, ia melihat adiknya, Nita, memasuki rumah dengan wajah merah kepanasan, namun tampak ceria. Nita baru pulang dari sekolah, kemeja putih dan rok birunya tampak lusuh. Tak melihat siapa pun di rumah, Nita langsung naik dan masuk ke kamarnya lalu menyalakan AC. Ia mencuci muka dan tangannya di kamar mandi dalam kamarnya saat mendengar kakaknya bertanya, “Hey, gimana pengumumannya?”
Nita keluar dari kamar mandi mendapatkan Evi bersandar di pintu kamarnya dengan tangan ke belakang.
“Nita diterima di SMA Theresia, Kak!” jawab Nita dengan ceria.
Evi berjalan ke arahnya dan memberikan sebuah kado terbungkus rapi.
“Nih, buat kamu. Kakak yakin kamu diterima, jadi udah nyiapin ini.”
“Duuh, thank you, Kak!” Nita setengah menjerit menyambar kado itu.

Air Mani Tidak Cepat Keluar

Alangkah nikmatnya bila setiap kali bersenggama, air mani tidak cepat keluar. Masalah air mani cepat keluar ternyata dialami oleh banyak pria. Biasanya mereka menjadi agak rendah diri setiap kali berhubungan seks dengan istri tercinta karena air mani yang cepat keluar membuat penis loyo dan butuh waktu lagi untuk membangunkan penis. Meningkatkan gairah seks suami sudah dilakukan, namun itu belum cukup. Padahal mungkin saja sang istri sedang birahi dan bersemangat untuk bercinta, namun bila sang suami sudah loyo duluan yang terjadi adalah rasa kecewa dan ketidakpuasan dipihak istri.

Ngentot Anak Perawan SMP

Cerita Panas Ngentot Anak Perawan SMP.
Tiba- tiba Kring.. Kring.. HP-ku berbunyi. Siang itu aku berada di kantor sedang membaca surat-surat dan dokumen yang barusan dibawa sekretarisku LIA, untuk aku tanda tangani. Kulihat di layar handphone ku tampak sebuah nomor telepon yang sudah kukenal.
“Hello.. Dita.. Apa kabar” sapaku.