Skip to main content

Biography Ahmad band


Pemain band bersolo karir adalah cerita biasa. Tapi, bisa jadi luar biasa kalau hal itu menyangkut sosok Dhani Manaf, keyboardis sekaligus pentolan Dewa 19. Soalnya selain Dhani, masih ada beberapa pentolan lain yang ikut nimbrung disitu, seperti : Andra Ramadhan [personel Dewa 19] - Gitar, Parlin Burman / Pay [mantan
personel Slank] - Gitar, Bongky Ismail Marcel [personel Flowers dan mantan personel Slank] - Bas, Bimo Sulaksono [mantan personel Dewa 19 dan mantan personel Netral] - Drum. Kalau kita melihat formasi band seperti itu maka jaminan sebuah musik yang keren itu pasti. Inilah obsesi Dhani yang terpendam sejak lama, Dhani ingin Ahmad Band menjadi `The Hottest Band`.
Konsep musikal album perdananya memang serba panas yakni paduan antara musik rock dan lirik - lirik yang cenderung mengeritik kehidupan sosial, dengan bahasa lugas pula. Disadari atau tidak, inilah yang membedakan Ahmad Band dengan Dewa 19 atau Netral misalnya. Sebab itulah, Dhani menepis kemungkinan
terjadinya kanibalisme pasar diantara mereka. Dewa 19 lebih banyak bicara tentang cinta, hubungan antara cewek dan cowok. Sedangkan Ahmad Band lebih menyorot kehidupan sehari - hari. Apapun, kehadiran Ahmad Band dengan sikap bermusiknya merupakan angin segar. Paling tidak buat kepala kita yang sudah suntuk dicekoki ungkapan cengeng dan Ahmad Band adalah sebuah oase yang
menyejukkan.
Posisi `additional musician` pada Ahmad Band mulai terjadi perubahan, yaitu : Bimo [mantan personel Dewa 19 dan mantan personel Netral] - Drum digantikan Tyo Nugroho [personel Dewa 19], Bongky [personel Flowers dan mantan personel Slank] - Bass digantikan Thomas [personel Gigi] dan Pay [mantan personel Slank]
- Gitar digantikan Jaya [personel Roxx Band]. Sepertinya Dhani Manaf lebih puas dengan Ahmad Bandnya daripada Dewa 19 untuk sekarang ini. Dhani Manaf juga mengeluarkan album mini `Kuldesak` yang dikerjakannya bersama Andra Ramadhan [personel Dewa 19].

Comments

Popular posts from this blog

Cerita dewasa malam pertama pengantin baru

Cerita dewasa pengalaman pertama berhubungan seks. Malam pertama sepasang pengantin baru memadu kasih. Berbekal pengetahuan seks  yang didapat dari internet,  dikeheningan malam Si Joni mulai menjalankan misinya, misi sebagai seorang suami untuk pertama kalinya. Dengan penuh syahdu, si Joni tampak menikmati momen demi momen malam pertama yang dilaluinya. Seperti apa kisahnya, simak cerita dewasa berikut ini…

Adikku Sayang Adikku Manja

Segar sehabis mandi, Evi keluar dari kamarnya dan gteras di depan kamarnya di lantai 2, ia melihat adiknya, Nita, memasuki rumah dengan wajah merah kepanasan, namun tampak ceria. Nita baru pulang dari sekolah, kemeja putih dan rok birunya tampak lusuh. Tak melihat siapa pun di rumah, Nita langsung naik dan masuk ke kamarnya lalu menyalakan AC. Ia mencuci muka dan tangannya di kamar mandi dalam kamarnya saat mendengar kakaknya bertanya, “Hey, gimana pengumumannya?”
Nita keluar dari kamar mandi mendapatkan Evi bersandar di pintu kamarnya dengan tangan ke belakang.
“Nita diterima di SMA Theresia, Kak!” jawab Nita dengan ceria.
Evi berjalan ke arahnya dan memberikan sebuah kado terbungkus rapi.
“Nih, buat kamu. Kakak yakin kamu diterima, jadi udah nyiapin ini.”
“Duuh, thank you, Kak!” Nita setengah menjerit menyambar kado itu.

Air Mani Tidak Cepat Keluar

Alangkah nikmatnya bila setiap kali bersenggama, air mani tidak cepat keluar. Masalah air mani cepat keluar ternyata dialami oleh banyak pria. Biasanya mereka menjadi agak rendah diri setiap kali berhubungan seks dengan istri tercinta karena air mani yang cepat keluar membuat penis loyo dan butuh waktu lagi untuk membangunkan penis. Meningkatkan gairah seks suami sudah dilakukan, namun itu belum cukup. Padahal mungkin saja sang istri sedang birahi dan bersemangat untuk bercinta, namun bila sang suami sudah loyo duluan yang terjadi adalah rasa kecewa dan ketidakpuasan dipihak istri.

Ngentot Anak Perawan SMP

Cerita Panas Ngentot Anak Perawan SMP.
Tiba- tiba Kring.. Kring.. HP-ku berbunyi. Siang itu aku berada di kantor sedang membaca surat-surat dan dokumen yang barusan dibawa sekretarisku LIA, untuk aku tanda tangani. Kulihat di layar handphone ku tampak sebuah nomor telepon yang sudah kukenal.
“Hello.. Dita.. Apa kabar” sapaku.