Cari Blog Ini

Senin, 12 September 2011

Review Ubuntu 10.04 Lucid Lynx


Lucid Lynx Boot Screen
Ubuntu Lucid Lynx, sudah dirilis akhir April 2010 kemarin dan saya pada hari yang sama berkesempatan mengupgrade Ubuntu 9.10 Karmic Koala saya.
Berikut beberapa perubahan mayor yang terdapat di versi ini:
  • Linux kernel 2.6.32
  • GNOME 2.30
  • Mozilla Firefox 3.6, Mozilla Thunderbird 3.0, OpenOffice.org 3.2
  • Support yang lebih baik untuk kartu grafik NVIDIA dengan driver open source Nouveau
  • Penggantian program Editing image standar dari GIMP menjadi F-Spot
  • Social button (integrasi program jejaring sosial seperti Twitter, Facebook, Yahoo, Digg, dll ke toolbar)
  • Ubuntu One dan Ubuntu Music Store
Untuk mengupgrade ada dua cara yaitu melalui online upgrade dengan cara membuka System > Administration > Update Manager dan mengklik Upgrade.

Update Manager di Linux
Atau cara kedua dengan mendownload Alternate Install CD Ubuntu; saya memakai cara Alternate CD Ubuntu untuk upgrade Ubuntu di komputer.
Proses upgrade berjalan kurang lebih 2 jam, dan setelah selesai diminta untuk reboot.
Untuk booting terasa lebih cepat dari versi sebelumnya, hal ini memang tertera pada changelogs 10.04 yang menjanjikan proses yang lebih cepat karena tidak dipakainya lagi teknologi HAL (hardware abstraction layer)
Setelah mencoba tiga hari menggunakan Ubuntu versi ini, saya sedikit kecewa karena tidak ada yang baru dari versi sebelumnya (9.10), berikut perbandingan dari versi sebelumnya:
  • Tema default yang menggunakan warna dan background yang senada (nyaris sama) seperti Machintosh. Ayo dong Ubuntu, jangan jadi plagiat gitu.
Gambar Desktop Ubuntu
  • Perubahan posisi Tombol Close, Maximize, Minimize Layar Windows yang berubah dari posisi kanan ke posisi kiri sedikit merepotkan, entah apa yang ingin dicapai Canonical dengan perubahan ini. Karena bukannya membantu, malah menyebalkan. (apalagi yg sebelumnya menggunakan Windows)
Tombol Minimize dan Maximize di Ubuntu
  • Social Button, penambahan yang paling tidak berguna di versi ini. Tombol ini intinya hanya untuk menulis status secara bersamaan di beberapa akun, dan setting account  anda. Yang aneh tidak ada shortcut untuk membuka programnya, jadi anda harus membuka lagi dari menu Ubuntu (merepotkan)
Gambar Social Button di Ubuntu
  • Proses Upgrade tidak ada masalah yang saya temui, ini berbeda dengan saat saya mengupgrade Ubuntu 8.04, 8.10, dan 9.04 dimana terdapat masalah hardware ataupun tidak bisa booting.
  • Booting lebih cepat dari sebelumnya. (30 detik menjadi 23 detik)
Maaf sekali untuk semua pengguna dan pencinta Ubuntu, review ini mungkin terkesan keras dan memojokkan.
Tapi sebagai orang yang ingin agar Ubuntu maju, merasa bahwa versi ubuntu ini tidak menawarkan sesuatu yang benar-benar baru, yang dapat membuat pengguna Windows beralih ke sistem ini.
Bagaimanapun bagi para pengguna yang sudah maupun belum pernah mencoba memakai Ubuntu saya tetap merekomendasikan Ubuntu versi ini diinstal karena merupakan versi LTS (Long Term Support)
Untuk mendownload bisa membuka situs resminya Ubuntu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar