Kita tahu bahwa dalam dunia sepak bola, sering ada pertandingan yang mempertemukan dua tim yang berasal dari kota yang sama atau wilayah yang sama, pertandingan seperti ini dalam dunia persepakbolaan disebut sebagai pertandingan derby, dan biasanya pertandingan derby adalah pertandingan yang keras. Hal ini disebabkan karna kedua tim ngotot untuk bisa menjadi yang terbaik di wilayah itu, selain itu juga karna pengaruh rivalitas yang tinggi antara 2 tim tersebut, bahkan panasnya derby juga sering merambat ke supporter masing-masing kubu. Sehingga tak jarang dalam duel derby sering jatuh korban suporter karna adanya bentrokan

Berikut adalah 7 Derby Terpanas Sepanjang di belahan dunia :

1. Derby Della Capitale (AS Roma vs Lazio)
Dari namanya, jelas bahwa derby ini adalah pertemuan dua klub ibukota Italia, Roma. AS Roma dan Lazio bermain di Stadion Olimpico. Derby ini dianggap sebagai derby terhebat di Italia selain derby Milano dan derby Torino. Menurut sejarah ada faktor sosial-ekonomi yang membuat derby ini jadi “mengerikan”. Lazio dibentuk oleh mereka yang berstatus menengan ke atas dan bermarkas di Roma sebelah utara kota. AS Roma bermarkas di daerah miskin di sebelah selatan kota. Di dalam stadion, para suporter Roma menempati tribun sebelah selatan (curva sud) dan Lazio di sebelah utara (curva nord).

2. Derby Della Madoninna (Inter Milan vs AC Milan)
Atau disebut juga sebagai derby Milano antara AC Milan dengan Internazionale Milan. Biasanya pertandingan berlangsung panas dan selalu ditunggu oleh penggemar sepakbola dan khususnya suporter kedua klub itu di seluruh dunia. Disebut Derby della Madoninna sebagai penghormatan terhadap salah satu obyek wisata di kota Milano, yaitu patung Perawan Maria yang terletak di puncak Duomo. Patung itu biasa disebut sebagai Madoninna.

3. Derby Della Mole (Juventus vs Torino)
Pertemuan antara David dan Goliath atau mungkin si kaya dengan si miskin. Pilih saja. Yang pasti Torino tidak akan mau mengalah mudah jika udah meladeni Juventus. Keduanya bertemu pertama kali pada 1906 dan tidak akan pernah meredupkan api perseteruan.

4. El Superclasico (River Plate vs Boca Juniors)
Itu adalah judul yang paling biasa dipakai untuk menamai pertandingan sepakbola antara dua tim yag bermarkas di Buenos Aries: River Plate dan Boca Juniors. Disebut superclasico karena kedua klub tersebut adalah dua klub tersukses di Argentina. Jika dijumlahkan, para suporter kedua klub itu terdiri dari lebih dari 70 persen suporter sepakbola di Argentina. Koran Inggris, The Observer, meletakkan El Superclasico di ututan teratas daftar 50 sporting things you must do before die.

5. Old Firm (Celtic vr Ranger)
Ini adalah contoh klasik sectarian rivalry. Terjadi di Glasgow, antara dua klub besar Skotlandia; Celtic dan Rangers. Derby ini berangsung empat kali dalam semusim di Premier League Skorlandia. Sudah pasti, merupakan derby paling sering dibandingkan derby di kota lainnya. Celtic mewakili populasi Katholik, sedangkan Rangers mewakili populasi Protestan di Glasgow.

6. Moscow Derby (Lokomotiv vs Spartak)
Derby ini melibatkan empat klub yang bermarkas di ibukota Rusia itu. Mereka adalah CSKA, Dynamo, Lokomotiv dan Spartak. Dari keempat klub tersebut, yang dianggap sebagai the weakest link adalah Lokomotiv. Tiga lainnya sudah mengumpulkan sederet trofi, namun tidak demikian dengan Lokomotiv. Moscow derby tidak hanya berlaku untuk sepakbola tapi juga untuk hoki es dan juga melibatkan keempat klub itu.

7. North London Derby (Arsenal vs Tottenham)
Tiap tahun, Arsenal dan Tottenham Hotspurs memperebutkan gelar tak resmi: Siapa yang menjadi raja di London Utara? Kedua klub ini pertama bertemu di dalam sebuah pertandingan persahabatan pada 11 November 1887. Ketika itu, Arsenal masih memakai nama Royal Arsenal.